
Transformasi digital kini menjadi kebutuhan yang tidak dapat dihindari, terutama bagi pelaku Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) agar tetap mampu bersaing di tengah perkembangan bisnis berbasis platform. Menyadari hal tersebut, Universitas Dian Nusantara melalui Lembaga Riset dan Pengabdian Masyarakat (LRPM) menyelenggarakan pelatihan peningkatan keterampilan digital bagi pelaku UMKM di Kota Bekasi.
Kegiatan yang merupakan bagian dari program Pengabdian Kepada Masyarakat (PKM) ini diikuti oleh sekitar 45 pelaku UMKM dan dilaksanakan di SDN Jatimurni V, Kecamatan Pondok Melati. Program ini dipimpin oleh Hani Putri Monalika dengan tujuan meningkatkan kemampuan praktis pelaku usaha dalam memanfaatkan teknologi digital untuk mendukung kegiatan bisnis mereka.
Pelatihan yang diberikan tidak hanya bersifat teoritis, tetapi juga berfokus pada keterampilan teknis yang dapat langsung diterapkan. Materi yang diajarkan meliputi pembuatan akun bisnis, produksi konten digital yang menarik, hingga pengelolaan katalog produk melalui aplikasi pesan instan dan platform e-commerce.
Menurut Hani, literasi digital tidak cukup hanya diartikan sebagai kemampuan menggunakan perangkat teknologi. Pelaku UMKM membutuhkan pemahaman yang lebih aplikatif, seperti kemampuan membuat konten yang efektif, memahami cara kerja sederhana algoritma media sosial, serta mengelola interaksi dengan konsumen secara profesional.
Hasil survei awal menunjukkan adanya kesenjangan antara kepemilikan perangkat digital dan pemanfaatannya. Sebagian besar peserta telah memiliki smartphone, namun penggunaannya masih terbatas untuk komunikasi pribadi dan hiburan, belum dimaksimalkan untuk mendukung aktivitas usaha.
Untuk mengatasi hal tersebut, pelatihan dirancang dalam beberapa modul utama, seperti literasi digital dasar, strategi pemasaran di media sosial, pembuatan konten, serta pemanfaatan e-commerce dan WhatsApp Business. Metode pembelajaran yang menggabungkan teori dan praktik terbukti efektif, terlihat dari peningkatan kemampuan peserta, di mana sebagian besar berhasil mengaktifkan akun bisnis, membuat konten promosi, serta menyusun katalog produk digital secara mandiri.
