Pedagang Bakso Sowan Jokowi, Sambat Daging Mahal Imbas Dolar Naik

Sejumlah perwakilan Paguyuban Sahabat Bakso Indonesia bertemu dengan Presiden ke-7 RI, Joko Widodo, untuk menyampaikan berbagai keluhan yang tengah dihadapi pelaku UMKM kuliner. Salah satu isu utama yang disoroti adalah kenaikan harga bahan baku, terutama daging sapi, akibat melemahnya nilai tukar rupiah terhadap dolar AS.

Ketua Umum Sahabat Bakso Indonesia, Bambang Hariyanto, menjelaskan bahwa tingginya nilai dolar berdampak langsung pada biaya produksi karena kebutuhan daging sapi dan gandum masih banyak dipenuhi melalui impor. Kondisi ini membuat harga daging sapi mengalami kenaikan signifikan, sehingga menambah beban para pelaku usaha bakso dan mi ayam.

Menurut Bambang, kebutuhan daging sapi nasional yang belum dapat sepenuhnya dipenuhi oleh produksi dalam negeri menyebabkan Indonesia masih bergantung pada impor. Akibatnya, gejolak kurs dolar membuat harga daging impor maupun daging segar terus meningkat dibandingkan beberapa tahun sebelumnya.

Untuk menghadapi kondisi tersebut, para pedagang menerapkan berbagai strategi agar usaha tetap berjalan. Sebagian memilih menaikkan harga jual secara bertahap, terutama di wilayah perkotaan. Sementara itu, pedagang di daerah yang lebih sensitif terhadap harga cenderung mempertahankan harga jual dengan mengurangi ukuran atau jumlah bakso dalam satu porsi.

Dalam pertemuan tersebut, Jokowi disebut turut menyampaikan keprihatinannya terhadap dampak konflik geopolitik global yang berpengaruh pada harga berbagai komoditas dan rantai pasok. Ia juga mendorong pelaku UMKM kuliner untuk tetap bertahan dan optimistis menghadapi persaingan yang semakin ketat, termasuk dari masuknya produk makanan dan minuman impor.

Intinya, para pedagang bakso mengeluhkan melonjaknya harga bahan baku akibat kenaikan dolar, sementara pemerintah didorong untuk menghadirkan kebijakan yang dapat melindungi dan memperkuat daya saing UMKM kuliner lokal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *