Pekauman – Mahasiswa Belajar Bersama Komunitas (BBK 8) Universitas Airlangga (UNAIR) menginisiasi program SAQTI (Sosialisasi Akun QRIS untuk Transaksi Pintar UMKM) sebagai upaya mendorong percepatan transformasi digital bagi pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di Kelurahan Pekauman.
Kegiatan yang berlangsung di Kantor Kelurahan Pekauman pada 22 Juli 2026 ini melibatkan perwakilan Karang Taruna dan aparatur kelurahan sebagai peserta utama. Mereka dipersiapkan menjadi fasilitator lokal yang nantinya dapat melanjutkan edukasi mengenai pembayaran digital kepada pelaku UMKM setelah program mahasiswa berakhir.
Program SAQTI dirancang dengan konsep pemberdayaan berkelanjutan agar proses pendampingan tidak berhenti setelah kegiatan selesai. Melalui pendekatan tersebut, masyarakat diharapkan mampu secara mandiri mengembangkan literasi digital di lingkungan UMKM setempat.
Pelatihan dilaksanakan dalam tiga tahapan. Sesi pertama berisi pemaparan mengenai manfaat QRIS, prosedur pendaftaran melalui bank maupun dompet digital resmi, serta cara memantau transaksi. Selanjutnya, peserta mengikuti diskusi interaktif untuk membahas berbagai kendala yang sering dihadapi dalam penerapan sistem pembayaran digital.
Pada sesi terakhir, peserta memperoleh kesempatan mempraktikkan langsung pembuatan akun QRIS menggunakan aplikasi GoPay Merchant. Selain praktik, mereka juga menerima modul panduan sebagai bahan edukasi yang dapat digunakan untuk mendampingi pelaku UMKM lainnya di masa mendatang.
Salah seorang perwakilan Kelurahan Pekauman yang juga menjalankan usaha mikro menyambut positif kegiatan tersebut. Ia mengaku pelatihan membantu meningkatkan pemahaman mengenai penggunaan QRIS dan penerapannya dalam aktivitas usaha sehari-hari.
Program SAQTI turut mendukung sejumlah target Sustainable Development Goals (SDGs), antara lain mendorong pertumbuhan ekonomi melalui perluasan akses pembayaran digital bagi UMKM, memperkuat inovasi dan infrastruktur keuangan digital, meningkatkan akses yang setara terhadap layanan keuangan, serta membangun kolaborasi antara mahasiswa, pemerintah kelurahan, Karang Taruna, dan komunitas UMKM.
Melalui inisiatif ini, mahasiswa Universitas Airlangga berharap digitalisasi pembayaran dapat semakin diterapkan oleh pelaku UMKM di Kelurahan Pekauman sehingga mampu meningkatkan efisiensi usaha, memperluas akses keuangan, dan memperkuat daya saing di era ekonomi digital.
