
Bank Indonesia (BI) Balikpapan terus berupaya memperkuat peran UMKM di wilayah penyangga Ibu Kota Nusantara (IKN) agar mampu berkembang dan naik kelas. Upaya ini dilakukan melalui berbagai program pembinaan yang berfokus pada peningkatan kualitas produk, kapasitas usaha, serta daya saing di pasar yang lebih luas.
Salah satu langkah yang dilakukan adalah memberikan pelatihan kepada pelaku UMKM, mulai dari pengembangan produk, manajemen usaha, hingga strategi pemasaran. Selain itu, BI juga melakukan proses kurasi untuk memastikan produk UMKM memiliki standar kualitas yang baik dan layak bersaing, baik di tingkat nasional maupun internasional.
Tidak hanya itu, penguatan branding juga menjadi perhatian penting. UMKM didorong untuk memiliki identitas produk yang kuat agar lebih mudah dikenali dan memiliki nilai tambah di mata konsumen. Dengan branding yang tepat, produk lokal diharapkan mampu menembus pasar yang lebih besar.
Melalui berbagai strategi tersebut, BI Balikpapan berharap UMKM di wilayah penyangga IKN tidak hanya bertahan, tetapi juga berkembang secara berkelanjutan. Dengan meningkatnya kualitas dan daya saing, UMKM diharapkan dapat menjadi pilar penting dalam mendukung pertumbuhan ekonomi di kawasan IKN dan sekitarnya.
