Lapak UMKM Teras Udayana Mataram Belum Optimal, Pemkot Siapkan Penataan Ulang

Elderly woman weaving traditional fabric in West Nusa Tenggara, Indonesia market stall.

Belasan lapak Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) di kawasan Teras Udayana, Kota Mataram, hingga kini belum beroperasi secara optimal. Fasilitas yang dibangun menggunakan anggaran sekitar Rp1,6 miliar tersebut terlihat terbengkalai dan belum mampu dimanfaatkan secara maksimal oleh para pelaku usaha.

Berdasarkan kondisi di lapangan, sejumlah lapak berukuran 4×4 meter tampak kosong dan tidak digunakan. Beberapa bangunan juga mulai terlihat kotor serta mengalami kerusakan ringan akibat terlalu lama tidak ditempati ataupun dimanfaatkan untuk aktivitas usaha.

Kepala Dinas Perdagangan Kota Mataram, Irwan Harimansyah, membenarkan bahwa fasilitas lapak UMKM tersebut memang belum berjalan sesuai harapan. Menurutnya, Pemerintah Kota Mataram saat ini sedang melakukan penataan ulang terhadap kawasan Teras Udayana agar dapat kembali hidup dan menarik minat pengunjung maupun pelaku usaha.

Irwan menjelaskan bahwa kawasan tersebut sebelumnya sempat diresmikan dan dibuka secara seremonial, namun aktivitas perdagangan tidak berjalan ramai sehingga banyak pedagang akhirnya meninggalkan lapak mereka. Karena kondisi itu, pemerintah daerah hingga saat ini juga belum melakukan penarikan retribusi kepada para pedagang.

Pemerintah Kota Mataram pun telah memanggil sejumlah pelaku UMKM yang sebelumnya pernah menempati lapak tersebut untuk mencari solusi bersama terkait pengelolaan kawasan. Selain itu, pemerintah juga akan melakukan koordinasi lintas instansi dengan Dinas Pariwisata, Dinas Perhubungan, serta Dinas Lingkungan Hidup guna menyusun strategi pengembangan kawasan yang lebih efektif.

Meski belum mengetahui secara pasti penyebab utama sepinya aktivitas di Teras Udayana, pemerintah menilai salah satu harapan para pedagang adalah adanya lebih banyak kegiatan atau event yang dapat menarik keramaian pengunjung ke lokasi tersebut.

Karena itu, pemerintah berencana bekerja sama dengan sektor pariwisata untuk menghadirkan berbagai acara dan aktivitas yang dapat menghidupkan kembali kawasan UMKM tersebut. Para pedagang juga diberikan waktu untuk berdiskusi dan menyampaikan masukan agar penataan kawasan nantinya benar-benar sesuai dengan kebutuhan pelaku usaha.

Melalui penataan ulang dan pengembangan kegiatan pendukung, Pemerintah Kota Mataram berharap kawasan Teras Udayana dapat kembali aktif sebagai pusat aktivitas UMKM, mendukung pertumbuhan ekonomi masyarakat, serta menjadi ruang usaha yang lebih produktif bagi pelaku usaha lokal.

Tinggalkan Komentar

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *